Akuntansi Rumah Tangga sebagai Instrumen Kesejahteraan Keluarga

2 min read

Keluarga merupakan elemen penting dalam sebuah institusi terkecil masyarakat. Keberadaan keluarga memiliki peranan dalam mensukseskan berbagai aktivitas baik secara fisik maupun batin. Tanpa keluarga, mungkin kita tidak akan bisa bertahan hidup di dunia yang fana ini.

Selain menjadi tempat perlindungan utama, setiap orang tua yang terdapat dalam ranah keluarga juga berperan dalam memenuhi kebutuhan anggota keluarganya, baik itu sandang, pangan dan papan. Namun, saat ini banyak sekali ditemukan keluarga yang memiliki keterbatasan finansial sehingga belum bisa memenuhi kebutuhan anggota keluarganya. Hal tersebut membuat angka kemiskinan di negara kita semakin tinggi.

Salah satu faktor penting dalam suksesnya kehidupan rumah tangga adalah perencanaan kuangan yang baik, dan salah satu aspek yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan  akuntansi rumah tangga.

Akuntansi memiliki peran yang sangat bernilai dalam mensukseskan kehidupan ekonomi masyarakat. Akuntansi memiliki peran penting tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga dalam rumah tangga. Akuntansi tidak hanya berfungsi sebagai penghitng untung dan rugi suatu perusahaan, tetapi juga pada kehiduopan rumah tangga. Peranan akuntansi mencakup empat bidang yakni penganggaran, pencatatan, pengambilan keputusan dan perencanaan jangka panjang.

Dengan melakukan penganggaran, pencatatan, pengambilan keputusan dan perencanaan jangka panang, para ibu rumah tangga dapat mengevaluasi keuangan antara bulan sebelumnya dan bulan sekarang, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan di waktu yang akan datang. Akuntansi rumah tangga dalam penerapannya dilakukan dengan pengelolaan pengeluaran dan pendapatan rumah tangga. Mengingat saat ini kebutuhan semakin kompleks sehingga dibutuhkan aspek yang dapat mempertahankan keberlangsungan hidup rumah tangga.

Akuntansi rumah tangga memiliki beberapa manfaat sebagai berikut:

  1. Mempermudah dalam pengelolaan keuangan keluarga
  2. Mencegah berbagai pengeluaran yang kurang penting
  3. Menghitung zakat dalam setiap bulan
  4. Lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang
  5. Mempertimbangkan penerimaan dan pengeluaran
  6. Memprediksi hal yang tidak terduga

Adapun model yang dapat dibuat dalam melakukan akuntansi rumah tangga dapat dilakukan dengan tiga model, yakni:

  • Model satu kolom

Ini model yang paling sederhana. Kita bisa lakukan dengan membuat satu kolom yang memuat pemasukan dan pengeluaran pada periode tertentu dan saldo apa yang masih tersisa. Kita bisa kumpulkan nota dalam dompet sehingga saat ingin melakukan pencatatan bisa langsung dibuat.

  • Model tiga kolom

Model ini berisi tiga kolom, di aman kolom pertama memuat uang masuk, kolom kedua uang keluar dan kolom ketiga sisa.

  • Model empat kolom

Model ini lebih terperinci dalam pencatatannya, karena memuat informasi mengenai transaksi periode sebelumnya. Kolom dalam model keempat ini meliputi saldo awal, debit, kredit dan saldo akhir. Dengan adanya pencatatan ini, akuntansi rumah tangga menjadi terlihat lebih rapi dan disiplin dalam melakukan pencatatan.

Penerapan akuntansi dalam rumah tangga sangat diperlukan agar memiliki cadangan uang jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, dengan adanya pengelolaan keuangan yang baik, rumah tangga bisa lebih sejahtera karena bebas dari jeratan utang dan tagihan rentenir.

Penerapan akuntansi rumah tangga berimplikasi pada kesejahteraan keluarga. Mengapa demikian? Karena Pencatatan yang telah dibuat oleh istri nantinya akan diperlihatkan kepada suami sehingga segala anggaran rumah tangga dapat lebih transparan dalam keluarga. Disinilah letak kesejahteraannya.

Keluarga yang sejahtera diartikan sebagai keluarga yang tidak miskin. Dalam artian keluarga itu harmonis dan dapat memenuhi kebutuhan jasmani dan sosial bagi anggota keluarganya, tanpa adanya hambatan-hambatan yang serius dalam anggota keluarganya.

Kesejahteraan keluarga memiliki tiga faktor pendukung, yaitu faktor ekonomi, kepastian humum dan kehidupan agama. Faktor pendukung yang bersifat ekonomi sangat dibutuhkan guna suksesnya pelaksanaan pembangunan, baik dalam keluarga masupun negara. Sehingga dengan menerapkan akuntansi rumah tangga seperti penganggaran, pencatatan, pengambilan keputusan hingga perencanaan jangka panjang dapat menciptakan iklim keluarga sejahtera dalam kehidupan rumah tangga.


Penulis : Aulia Dika Zahra (STEI SEBI)


Referensi:

Mulyani, Sri, and Nita Andriyani Budiman. 2018. “Pentingnya Akuntansi Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Hidup Islami.” EQUILIBRIUM: Jurnal Ekonomi Syariah 6:206–16.

Rozzaki, Agwa Daffa, and Yuliati Yuliati. 2022. “Urgensi Penerapan Akuntansi Rumah Tangga Masa Pandemi Covid-19.” JAS (Jurnal Akuntansi Syariah) 6(1):69–82. doi: 10.46367/jas.v6i1.601.

Syarief, Hidayat, and Hartoyo. n.d. “Beberapa Aspek Dalam Kesejahteraan Keluarga.” Pp. 73–79 in.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.