4 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Menghadapi Kebuntuan Dalam Negosiasi!

2 min read

Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Menghadapi Kebuntuan Dalam Negosiasi!

Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Menghadapi Kebuntuan Dalam Negosiasi! – Negosiasi adalah salah satu faktor terpenting dalam mengkomunikasikan keinginan kita kepada orang lain. Negosiasi membantu menjembatani keinginan dan kepentingan yang berbeda, misalnya antara penjual dan pembeli. Oleh karena itu, negosiasi diperlukan untuk mencapai kesepakatan antara para pihak.

Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Menghadapi Kebuntuan Dalam Negosiasi!

Dalam setiap proses negosiasi, selalu ada dua pihak yang tidak setuju atau berbeda pandangan. Kedua belah pihak harus bernegosiasi untuk menemukan dasar atau kesepakatan bersama. Oleh karena itu, kemampuan tawar menawar mutlak diperlukan agar negosiasi mengarah pada kesepakatan yang diinginkan bersama.

Negosiasi membutuhkan strategi dan taktik. Pada dasarnya tidak ada yang mau kalah, jadi tidak ada yang mau dipaksa atau tertindas. Oleh karena itu, pilihan terbaik adalah bagaimana mencapai negosiasi untuk kepentingan kedua belah pihak. Negosiasi adalah pengolahan pepatah, dukungan data dan informasi yang lengkap, dan penerimaan kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan terbaik dan dilakukan seperti yang diharapkan untuk kepentingan individu dan kelompok. Ini adalah teknik dan keterampilan yang memungkinkan Anda untuk melakukannya.

Negosiator yang handal (negosiator berpengalaman) tahu bagaimana menghadapi situasi di mana ketidaksepakatan seperti konflik perlu diselesaikan. Meremehkan situasi negosiasi mengarah ke posisi penting yang dapat menyebabkan pencarian dan pengabaian akhir.

Dengan kata lain, negosiasi adalah suatu proses yang dilakukan oleh dua atau lebih pihak/kelompok yang melakukan negosiasi melalui beberapa langkah yang saling bertentangan untuk mencapai kesepakatan yang sesuai dengan karakteristik tertentu. Tidak dapat dihindari bahwa individu tertentu akan dicurigai memiliki bakat, tetapi siapa pun bisa menjadi negosiator yang baik. Materi yang digunakan untuk menjadi negosiator yang baik adalah komunikasi, atau lebih tepatnya komunikasi yang efektif.

Dalam negosiasi, Anda akan dihadapkan dengan berbagai kondisi. Salah satu kondisi yang seringkali dijumapai dalam negosiasi adalah kebuntuan. Kebuntuan dalam negosiasi akan mengganggu proses negosiasi yang mana nantinya proses negosiasi akan macet atau deadlock.
Setidaknya ada 4 cara yang bisa dipersiapkan dan dilakukan untuk menghadapi kondisi kebuntuan dalam negosiasi.

Cara pertama adalah The Agent of Limited Authory atau agen dari otoritas terbatas. Ketika negosiasi tidak menemukan jalan tengahnya maka trik inilah yang dapat digunakan dimana memanfaatkan agen sebagai pihak ke-3 dalam menyelidiki lebih dalam baik buruknya. Agen akan menjelaskan bahwa dia tidak dapat membjuat keputusan. Jadi, keputusan tetap ada ditangan ke-2 belah pihak.

Selama negosiasi agen akan menjelaskan bahwasanya dia tidak dapat membuat keputusan tegas atau final tanpa persetujuan prinsipal. Sementara itu, Anda dapat mengumpulkan informasi tentang apa yang dicari pihak lain. tekhnik ini juga memberikan Anda waktui untuk benar-benar memikirkan apa yang sedang diusulkan. Ini akan sangat membantu Anda ketika tiba saatnya untuk membuat keputusan atau penilaian akhir.

Cara kedua adalah Take a Break atau beristirahat. Beristirahatlah sejenak atau lebih lama. Jika Anda bagian dari sebuah tim, gunakan waktu untuk mendiskusikan masalah dan bertukar pikiran dengan anggota tim lainnya. Jika Anda bekerja seorang diri, bangunlah dari meja dan berjalanlah di sekitar ruangan, lihat keluar jendela untuk menyegarkan pikiran. Dengan ini harapannya bisa menghasilakn ide-ide baru dan wawasan yang segar.

Cara ketiga adalah Recap What Has Occurred atau recap apa yang telah terjadi. Bersama-sama baik pihak Anda atau pihak lain harus meninjau dan mendiskusikan apa yang telah disepakati sejauh ini, atau apa yang sebenarnya menyebabkan ketidaksepakatan. Juga membahas kesepakatan prinsip yang dicapai selama negosiasi ini berjalan. Serta kepentingan bersama. Terkadanag Anda akan menemukan bahwa hasil yang telah Anda capai bersama lebih tepat daripada yang mungkin Anda sadari. Ini akan mendorong Anda untuk berfikir lebih luas untuk resolusi kedepannya.

Cara keempat adalah Change the Subject atau ganti topiknya. Anda hanya beralih untuk sementara waktu saja. Jika pihak lain menolak untuk mengubah topik, maka Anda jelaskan bahwa pindah ke masalah lain ini tidak berarti Anda melupakan masalah yang belum terselesaikan. Sebaliknya, Anda percaya bahwa setelah “pendinginan” dari beralih ke hal-hal lain itu sangat efektif.

Kita tahu bahwa mencapai solusi yang memenangkan semua pihak adalah harapan dalam bernegosiasi, dengan 5 cara diatas akan membantu kita terhindar dari kebuntuan dalam bernegosiasi dan tentunya meningkatkan kemungkinan Anda mencapai tujuan dari negosiasi yang Anda lakukan.

Ditulis Oleh: Syaiful Anam (Mahasiswa STEI SEBI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.