Manajemen forex

1 min read

Kehidupan dinamis seiring globalisasi yang semakin cepat membuat system transaksi antar negara juga berkembang pesat. Salah satu instrumen transaksi yang melewati batas antar negara adalah forex. Forex trading adalah instrumen keuangan tentang pasar paling besar didunia, mengalahkan saham dan instrumen lain.

Forex melupakan gabungan dari dua kata bahasa Inggris,  yaitu foreign yang artinya asing atau luar negeri dan exchange yang bermakna pertukaran. Forex dapat juga diartikan dengan sebuah kegiatan pertukaran mata uanguang asing (valuta asingasing/valas).  Kegaiatannya bisa dilakukan dengan menukarkan rupiah menjadi mata uang asing di money changer. Intinya fotex itu sebuah pertukaran mata uang asing yang terjadi karena adanya kebutuhan atas mata uang asingasing seperti perjalanan ke luar negeri dan sebagainya.

Timbulnya forex trading karena ada pasar forex dapat terjadi karena adanya fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Faktor penyebabnya beragam seperti gejolak ekonomi dinegara negara besarbesar,  kondisi geopolitik,  tingkat suku besar dan sebagainya.

Jenis-jenis transaksi Forex

  1.  Spot transaction : transaksi pembelian atau penjualan valuta asing yang dilakukan dalam jangka waktu 2 hari kerja bank setelah transaksi
  2. Forwat Transaction : transaksi pembelian atau penjualan valuta asing yang dilakukan dalam waktu lebih dari 2 hari lebih  dari transaksi. Bisa satu atau dua minggu ,  satu bulan atau dua bulan jika kondisi politik dan ekonomi stabil.
  3. Swap transaction : transaksi pembelian valuta asing melalui secara tunai dengan pembelian kembali secara berjangka.

Manajemen forex adalah koordinasi pengelolaan assets dan liabilities dalam berbagai valuta dalam usaha mengoptimalkan operasional dan memininalkan resiko.  Upaya untuk mengelola forex changes asset dan Liabilities dengan baik untuk memaksimalkan pendapatan dan memininalkan resiko.

Urgensi manajemen forex:

  1.  Setiap bank yang melakukan kegiatan dibidang perdagangan luar negeri, akan menimbulkan adanya aset dan kewajiban dalam valuta asing untuk berbagi valuta, akibatnya pengelolaan juga akan semakin kompleks.
  2. Pengelolaan ini dibutuhkan untuk menghindari resiko perbedaan suku bunga, risiko kurs, atau suatu valuta ke valuta asing lainnya.
  3. Manajemen forex harus dikelola dengan baik, agar tidak menimbulkan kerugian dan dapat menjaga likuiditas mata uang yang dibutuhkan.

Adapun tujuan manajemen forex:

  1.  Mendukung tujuan manajemen likuiditas serta gap manajemen.
  2. Mengelola resiko fluktuasi nilai tukar secara menyeluruh yang dikaitkan dengan mismatch yang terjadi antar valas.
  3. Mengatur penjualan untuk mendapatkan keuntungan dari forex yang diperjualbelikan berasal dari change rate dan interest rate.

Adapun pelaksanaan manajemen forex itu ada 3 yaitu:

  1. Bagian treasury yang bertanggungjawab melaksanakan dan jadi koordinasi seluruh petunjuk dan merekomendasikan yang dibuat ALCO mengenai Forex
  2. Chief leader melaksanakan petunjuk dan mengenai rekomendasi mengenai forex tetapi jika menyimpang maka harus dapet persetujuan dari ALCO
  3. Bagian treasury memonitor posisi forex dan memperbaiki posisi jika dilupakan.

Penulis : Siti Mir’atul Mahmuda

Prodi : Hukum Ekonomi Syariah STEI SEBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.