Strategi Pemasaran Pada Lembaga Pendidikan

2 min read

Pentingnya Pemasaran dalamdunia pendidikan sangat diperlukan, dengan tujuan untuk memperkenalkansekolah atau Madrasah bagi calon siswa baru sehubungan dengan kualitassekolah. Persaingan di dunia pendidikan sangat menarik, sehingga diperlukanstrategi khusus dalam pemasaran pendidikan. Strategi pemasaran pendidikanyang efektif akan memiliki umpan balik yang baik tentang sekolah karena citrasekolah di masyarakat akan lebih baik dan sekolah akan menarik siswa baru.

Apa yang di maksud strategi pemasaran?

Strategi pemasaran adalah upaya memasarkan suatu produk, baik itu barang atau jasa, dengan menggunakan pola rencana dan taktik tertentu sehingga jumlah penjualan menjadi lebih tinggi.

Pengertian strategi pemasaran juga dapat diartikan sebagai rangkaian upaya yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka mencapai tujuan tertentu, karena potensi untuk menjual proposisi terbatas pada jumlah orang yang mengetahui hal tersebut.

Menurut Kurtz (2008), pengertian strategi pemasaran adalah keseluruhan program perusahaan dalam menentukan target pasar dan memuaskan konsumen dengan membangun kombinasi elemen dari marketing mix; produk, distribusi, promosi, dan harga.

Apa yang dimaksud dengan lembaga pendidikan?

Sepeti yang sudah sering kita dengar lembaga pendidikan adalah tempat terjadinya pendidikan untuk mengubah sikap dan tingkah laku, mengembangkan potensi diri, dan mengasah keterampilan. Melalui proses pendidikan, peserta didik bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dan budaya (nilai dan norma).

Proses pendidikan ini dapat terjadi melalui interaksi sosial dan pengaruh lingkungan, terutama keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Lembaga pendidikan sangat dituntut untuk bersaing secara baik untuk memenuhi atau bahkan melebihi kebutuhan dan kebutuhan masyarakat sebagai atau pelanggan yang menggunakan layanan pendidikan , ini aman terkait pemasaran yang dilakukan oleh lembaga pendidikan. Di sini, sekolah harus memperhatikan dalam mengelola strategi pemasarannya karena akan menentukan berapa banyak siswa yang akan mendaftar di sekolah tersebut. Dengan melakukan pembenahan secara berkala dan memiliki strategi pemasaran di segala aspek  akan meningkatkan konsumen atau klien yang menggunakan jasa pendidikan.

Pemasaran dalam dunia pendidikan dapat terutama tentang bagaimana mengelola hubungan dengan komunikasi yang efektif, yang mencakup berbagai aspek mulai dari program yang ditawarkan hingga langkah-langkah dalam proses bimbingan belajar yang dilakukan hingga infrastruktur dan sumber daya manusia pendidik dan hasil lulusan yang dapat mempengaruhi siswa, klien dan masyarakat pada umumnya.

Oleh karena itu, strategi pemasaran pendidikan harus ditetapkan seoptimal mungkin agar dapat bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

Adapun beberapa konsep strategi pemasaran diantaranya adalah: Pertama,  Segmentasi pasar / klasifikasi pasar. Kediua, Market Positioning. Ketiga,  Market entry strategy. Keempat, Strategi pada marketing mix. Kelima, Timing Strategy atau waktu yang tepat.

Dalam strategi pemasaran lembaga pendidikan tentunya perlu melakukan perencanaan yang baik, salah satunya dengan menggunakan analisis SWOT (kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat), yang akan meminimalisir faktor kegagalan atau penghambat muncul dalam proses pelaksanaan pemasaran pendidikan. Keywords : pemasaran pendidikan, strategi, SWOT 1 Pendahuluan Dunia pendidikan telah memasuki zaman globalisasi, dimana iklim kompetisi sudah merambah pada setiap aspek kehidupan, tidak terkecuali juga pada sektor lembaga pendidikan. Dalam iklim kompetisi seperti saat ini, sangatlah sulit bagi sebuah lembaga pendidikan untuk dapat hidup dengan baik jika tidak memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan cepat dan mampu berkembang dengan berbagai tuntutan pengguna lembaga pendidikan serta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini.(Minarti 2011) Pemasaran sangat baik untuk sektor bisnis umum maupun untuk lembaga pendidikan (terutama sekolah/madrasah) mutlak diperlukan.

  1. Sebagai lembaga non profit yang bergerak dalam bidang jasa pendidikan, untuk level apa saja, kita perlu meyakinkan masyarakat atau pelanggan yakni dalam hal ini adalah peserta didik, orang tua, serta pihak-pihak terkait lainnya, agar lembaga pendidikan yang kita kelola masih tetap eksis.
  2. Perlu meyakinkan masyarakat atau pelanggan bahwa layanan jasa pendidikan yang kita lakukan sungguh relevan dengan kebutuhan mereka dalam hal ini masyarakat secara umum pada saat ini.
  3. Perlu melakukan kegiatan pemasaran agar jenis dan macam jasa pendidikan yang kita lakukan dapat dikenal dan dimengerti secara luas oleh masyarakat, apalagi pelanggan kita.
  4. Agar eksistensi lembaga pendidikan yang kita kelola tidak ditinggalkan.

 Penulis : Ashfia Nurrofi Naffasa

Prodi Manajemen Bisnis Syariah STEI SEBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.