Mengenal Teamwork dan Pentingnya Dalam Organisasi

2 min read

organisasi

Mengenal Teamwork dan Pentingnya Dalam Organisasi – Manusia sebagai makhluk sosial senantiasa membutuhkan orang lain. Meskipun hidup berkecukupan, kecerdasan yang cukup dan kekuatan fisik yang cukup, ia akan selalu membutuhkan lingkungan dimana dia bisa berbagi, saling memberi support dan bergotong royong. Manusia tidak hanya membutuhkan agama, ilmu pengetahuan, hiburan atau kesenian, tetapi juga kebersamaan. Semuanya diperlukan. Karena dengan agama hidup lebih terarah, dengan pengetahuan hidup akan lebih mudah, dengan seni hidup lebih indah dan dengan kebersamaan hidup akan lebih berfaedah.

Mengenal Teamwork dan Pentingnya Dalam Organisasi

Dalam definisi singkat, teamwork merupakan serangkaian nilai, sikap dan perilaku dalam sebuah tim. Sehingga tidak selalu terdiri dari sekumpulan orang dengan gaya, sikap, maupun cara kerja yang sama. Perbedaan antar tim justru merupakan potensi yang akan membuat sebuah tim menjadi kreatif dan inovatif. Untuk mencapai kerjasama tim yang baik perlu ditumbuhkan sikap positif di antara anggota tim. Antara lain kebiasaan untuk saling mendengarkan sehingga tercipta komunikasi yang baik, memberikan dukungan kepada anggota tim yang membutuhkan, dan apresisasi terhadap kontribusi dan pencapaian yang diperoleh dari setiap anggota tim.

 Sebuah teamwork akan menjadi penentu mulus tidaknya perjalanan organisasi. Sebab itu sangat diperlukan adanya kerjasama yang baik dalam melaksanakan tanggung jawab dalam keorganisasian. Makalah ini akan membahas definisi teamwork, manfaat dan fungsi teamwork, jenis teamwork, perbedaan tim kerja dan kelompok kerja, peranan tim kerja, tahap perkembangan teamwork, dan dimensi dalam tim kerja.

Kerjasama dalam tim atau seringkali diistilahkan teamwork berarti melakukan suatu aktivitas kerja bersama lebih dari 1 orang dalam sebuah team untuk mencapai suatu goal. Bila diamati, setiap bentuk aktivitas terutama dalam organisasi lebih dari 90% aktivitas itu adalah kerjasama dan sedikit bidang yang aktivitasnya tidak memerlukan kerjasama.

Setiap bidang atau bagian umumnya memiliki tujuan yang akan dicapai dengan format yang sudah jelas, sehingga apabila kita perhatikan secara lebih dalam tingkat keberhasilan masing-masing kelompok tersebut akan sangat dipengaruhi oleh dinamika kerjasama kelompoknya.

Suatu organisasi atau kelompok dikatakan sebagai teamwork dan menghasilkan suatu hasil yang optimal memiliki banyak dimensi, diantaranya adalah:

  1. Goal setting: suatu kelompok kerja akan dapat secara efektif menghasilkan suatu tujuan apabila memiliki goal setting yang sama.
  2. Komitmen: seberapa besar tiap-tiap komponen kelompok memiliki komitmen.
  3. Effective role: setiap anggota kelompok harus memiliki peran-peran tersendiri dan dituntut untuk sinergis dalam melakukan usaha.
  4. Leadership: komponen penting suatu kelompok akan menjadi efektif atau tidak banyak dipengaruhi oleh kepemimpinan.

Efektivitas kinerja tim dapat tercapai apabila kinerjanya dilandasi empat faktor diatas dan dalam membangun dan mengembangkan kelompok kerja maka tiap individu merupakan kunci efektif atau tidaknya suatu usaha kerjasama.

Meredith Belbin memperkenalkan dinamika kelompok atau organisasi dengan melihat perbedaan peran dari masing-masing anggota. Dalam organisasi, anggota dapat memberikan kontribusinya sesuai dengan peran. Peran-peran tersebut adalah:

  • Coordinator (mengkoordinir, mengontrol, mengarahkan diskusi, memecahkan konflik, memotivasi dan melibatkan anggota ).
  • Shaper (biasa disebut action-man, cenderung tegas dan lugas, ingin segera menyelesaikan tugas, task-oriented, tidak sabar, reaktif dan kurang mau mengerti orang lain).
  • Plant (kreatif, banyak ide, senang merencanakan sesuatu dengan matang, berusaha mencari alternatif pemecahan baru).
  • Monitor evaluator (seorang quality controller, kritis, suka menilai dan memantau, analisa tajam).
  • Implementer (pelaksana yang suka diberitahu detail mengerjakan suatu tugas, tidak suka perubahan).
  • Team worker (interaksi sosial baik, pandai bergaul, dapat membaca perasaan orang lain dan membangun suasana ).
  • Resorce investigator (pencari referensi, bergaul dengan kelompok eksternal, pandai membangun jaringan kerjasama).
  • Completer (penuntas pekerjaan, pemerhati deadline, sistematis, detil pekerjaan diikuti dengan tekun ).
  • Specialist (ahli dalam bidang tertentu yang dibutuhkan kelompok ).

Teamwork yang solid akan mampu memberikan hasil yang maksimal, tentu karena kerja keras tim yang didukung oleh superman-superman sebagai anggota tim sehingga bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran yang hebat, ide-ide yang super, bisa memberikan hasil yang maksimal dan luar biasa dalam superteam tersebut. Sekiranya seperti itulah pengertian tentang teamwork yang selama ini sering kita dengar dan sering kita bicarakan baik dalam lingkup organisasi maupun dalam lingkup saat kita bermasyarakat.

Ditulis Oleh: Hesti Ismawarsih (Mahasiswi STEI SEBI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.