Sunnah – Sunnah yang dilakukan Nabi Muhammad Disore Hari

2 min read

sunnah di sore hari

Sunnah – Sunnah yang dilakukan Nabi Muhammad disore hari – Waktu sore adalah salah satu waktu di mana seseorang mulai selesai dari pekerjaannya. Di waktu itu biasanya seseorang mulai istirahat dan akan melakukan salat Maghrib kemudian melakukan salat Isya.

Sunnah yang dilakukan Nabi Muhammad Disore Hari

Ada apa aja sih teman-teman, Sunnah-Sunnah disore hari, wah sangat disayangkan sekali jika kita sampai meninggalkan paahala emas ini berikut ini:

1# Sholat qobliyah ashar dan sholat diawal waktu

Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam selalu mengerjakan shalat sunnah rawatib ini. Beliau tidak pernah meninggalkannya meski dalam keadaan mukim atau tidak bepergian jarak jauh.

At-Tarmidzi dan An-Nasa’i meriwayatkan hadits yang mengatakan bahwa, dari ‘Aisyah radiyallahu’anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada shalat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga…” (HR. At-Tarmidzi no. 414, An-Nasa’i no. 1794)
Nah guys jadi kita diusahakan tidak boleh melalaikannya.

Keutamaan sholat ashar

  • Dimasukkan ke syurga
  • Tidak akan pernah masuk neraka orang yang melakukan sholaat subuh dan ashar di awal waktu
  • Dan para malaikat akan bertemu dipagi hari dan sore hari

2. Dzikir petang

Dianjurkan kita membaca dzikir petang, terdapat sejumlah doa dan amalan yang dilakukan Rasulullah di waktu sore. misalnya, salah satu doa yang dibaca Rasulullah di sore hari adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Doa yang biasa dipanjatkan Rasulullah di waktu sore, sebagaimana diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, juga adalah doa sebagaimana berikut ini:

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وِبِالإِسْلَامِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا

Radhītu billāhi rabbā, wa bil islāmi dīnā, wa bi Muhammadin shallallāhu ‘alaihi wa sallama nabiyyan wa rasūlā. Artinya: “Aku rela Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul.” (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai, dan Al-Hakim).

3. Membawa masuk anak-anak kalian kedalam rumah

Ternyata dalam Islam hal tersebut juga disunahkan karena berbagai alasan. Abdullah Hamud al-Furaih dalam bukunya yang berjudul Hadiah Indah Penjelasan Tentang Sunah-Sunah Sehari-Hari, menjelaskan hikmah dari anjuran menutup pintu dan meminta anak-anak masuk rumah pada petang hari jelang maghrib yaitu pertama, dua hal ini bertujuan menjaga kita dari setan dan jin.

Menahan anak-anak agar tidak keluar rumah pada awal waktu maghrib akan menjaga mereka dari setan-setan yang berkeliaran pada waktu tersebut.

Begitu pun juga dengan menutup pintu dan menyebut nama Allah SWT saat menutupnya. Berapa banyak anak atau rumah yang dikuasai setan pada waktu ini sementara penghuninya tidak menyadarinya. Sungguh besar perhatian Islam kepada anak-anak dan rumah-rumah kita.

4. Menutup pintu pintu rumah

Ini berdasarkan hadis Jabir bin Abdullah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Jika malam mulai datang, atau datang waktu sore kepada kalian, maka tahanlah anak-anak kalian, karena setan berkeliaran pada saat itu. Jika sesaat waktu malam sudah berlalu, maka biarkanlah. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah, karena setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup.” (HR Bukhari).

Dan dengan lafadz lain riwayat Bukhari (5624):

أَطْفِئُوا الْمَصَابِيحَ إِذَا رَقَدْتُمْ وَغَلِّقُوا الْأَبْوَابَ وَأَوْكُوا الْأَسْقِيَةَ وَخَمِّرُوا الطَّعَامَ وَالشَّرَابَ

“matikanlah lampu-lampu kalian, jika kalian hendak tidur. Dan tutuplah pintu-pintu serta tutuplah bejana serta wadah-wadah makan dan minum kalian”

5. Membanyak doa dan dzikir waktu petang Syaiful istighfar

Jika kita membaca doa petang jika dibaca dengan penuh keyakinan, disebut akan menjamin pembacanya masuk surga jika meninggal. Adapun bacaan sayyidul istighfar secara lengkap yakni:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta rabbii lâ ilâha illâ anta khalaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu a’ûdzu bika min syarri mâ shana’tu abûu laka bini’matika ‘alayya wa abûu bidzanbii faghfirlî fa innahu lâ yaghfiru adz dzunûba illâ anta.

Masyaaallah ya teman-teman pekerjaan yang kecil sekali namun pahalanya luar biasa jangan sia²kan waktu sore kalian yah.

Sumber: https://muslim.or.id/27255-dianjurkan-menutup-pintu-jendela-dan-wadah-wadah-di-malam-hari.html

Oleh : Amalia Putri
Mahasiswi STEI SEBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!