Contoh Bacaan Doa Bepergian dan Penjelasannya

3 min read

Doa Berpergian

Doa Bepergian – Penjelasan dan Contoh Bacaan Doa Bepergian yang perlu kamu ketahui. Ingatkah kita mengambil waktu untuk berdoa sebelum kita pergi? Kita tidak boleh lupa membaca doa keliling yang diperintahkan Nabi (SAW) kepada kita untuk melindungi diri kita sendiri dan melindungi diri kita dari apa pun yang mungkin terjadi di jalan.

Doa Bepergian

Doa Bepergian adalah praktik termudah bagi umat Islam. Doa adalah cara menghubungi Allah SWT untuk meminta bantuan. Doa membuat semua aktivitas hidup manusia menjadi lebih mudah. Begitu pula, jika Anda ingin pergi kemana, ada baiknya Anda mengucapkan doa memohon berkat Tuhan dalam langkah Anda untuk selama-lamanya.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan bagaimana membaca doa saat bepergian dan ketika kita sampai pada suatu mata pelajaran yang lengkap dan mudah dimengerti dengan bahasa latin. Kita sering melakukan perjalanan panjang dan pendek, namun terkadang kita lupa membaca doa di akhir perjalanan.

Jika kita pergi jauh atau dekat, mari kita membaca doa Allah untuk melindungi kita dari segala bahaya berjalan. Seolah-olah kami melindungi keluarga yang meninggalkan kami. Silakan baca ulasan di bawah ini untuk detailnya.

Makna Doa Bepergian

Menghilangkan rasa kecemasan

Bepergian ke tempat yang jauh bisa menjadi sumber kecemasan. Untuk mengatasinya, Anda harus membaca Travel terlebih dahulu. Jika Anda berdoa, Anda akan selalu mendapat perlindungan dan pertolongan dari Allah SWT. Rahmat dan berkah pasti akan menghampiri Anda, terutama ketika tempat tujuan Anda adalah sakral.

Bepergian memiliki banyak tujuan. Oleh karena itu tujuan berwisata adalah mengutamakan doa agar sukses atau sukses secara sukarela. Anda selalu bisa mendapatkan pertolongan-Nya dengan mengingat Allah SWT.

Jauhkan diri dari hal-hal buruk

Bepergian di jalan raya pasti akan ketemu banyak orang. Tidak semua orang memiliki niat baik. Namun adanya pernyataan ini hendaknya tidak membuat Anda penuh dengan perasaan suudzon. Oleh karena itu, kita harus selalu menantikan doa.

Selain berdoa untuk perjalanan, seperti yang Anda katakan di paragraf sebelumnya, Anda selalu berjalan di sepanjang jalan untuk menerima perlindungan Allah SWT agar terhindar dari orang jahat yang mungkin melukai Anda di jalan.

Ingat Allah

Doa menunjukkan bahwa Anda selalu mengingat SWT, dan Anda harus mengingatnya ketika Anda bepergian. Situasi apa? Bagaimanapun, kita harus berdoa agar dia merasakan cintanya. Padahal, jika umat Islam selalu ingat, mereka akan terhindar dari kesombongan. Apalagi saat travelling.

Misalnya, wanita sebaiknya tidak memakai perhiasan yang terlalu gelap.
Doa, bacaan, penuntun, perjalanan panjang menuju keselamatan
Anda harus belajar kumpulan doa yang berguna bagi mereka yang ingin bepergian. Salah satunya dengan membaca Prayer Prayer atau Safar Prayer. Jadi hindari sesuatu yang tidak kita inginkan dalam perjalanan panjang kita. Rasulullah SAW bersabda bahwa perjalanan adalah bagian dari ‘adzab’.

Karena saat kita berpergian, kita menghadapi banyak kesulitan. Sholat Safar dan Vehicle Ride merupakan doa untuk keselamatan dalam jangka panjang. Dengan mengamalkan shalat Safar, kita akan selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT.

Membaca doa ketika melakukan perjalanan

Kesempatan berada dalam perjalanan ini hendaknya dipergunakan untuk memperbanyak doa perjalanan arab, untuk kebaikan dunia maupun akhirat. Selain itu juga untuk mendoakan orang-orang yang ditinggali.
Meskipun begitu, doa yang dibaca waktu bepergian merupakan salah satu doa yang diijabah oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ: دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ
Artinya:
“Tiga waktu diijabahi (dikabulkan) do’a yang tidak diragukan lagi yaitu: (1) do’a orang yang terzholimi, (2) do’a seorang musafir, (3) do’a orang tua pada anaknya.” (HR. Ahmad 12/479).

Maka dari itu bacaan doa bepergian lengkap dengan latin dan artinya adalah sebagai berikut :
اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، (سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَـٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ) اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَـٰذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اَللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَـٰذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اَللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي اْلأَهْلِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَاْلأَهْلِ
Allaahu akbar (3x), (subhaanal-ladzii sakh-khoro lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibuun), allaahumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzal birro wat-taqwaa, wa minal ‘amali maa tardhoo, allaahumma hawwin ‘alainaa safaronaa haadzaa wathwi ‘annaa bu’dah, allaahumma antash-shoohibu fis-safari wal kholiifatu fil ahli, allaahumma innii a’uudzu bika min wa’tsaa-is-safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.

Artinya:
Allah Maha Besar (3x). (Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari Kiamat)). Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kebaikan dan taqwa dalam bepergian ini, kami mohon perbuatan yang meridhakanMu.
Ya Allah, permudahlah perjalanan kami ini, dan dekatkan jaraknya bagi kami. Ya Allah, Engkaulah teman dalam bepergian dan yang mengurusi keluarga(ku). Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan kepulangan yang jelek dalam harta dan keluarga. (HR. Muslim 2/998).

Bagaimana contoh doa agar kita selamat di perjalan?

Jika salah seorang dari kalian ingin bepergian, hendaklah ia berpamitan kepada saudara-saudaranya. Sesungguhnya, Allah menjadikan dalam doa mereka itu suatu kebaikan.” (HR.Thabrani).

Adapun kata-kata atau ucapan yang digunakan untuk berpamitan, maka sebaiknyakita meneladani ajaran Rasulullah. Karena di dalamnya terdapat makna doa dan pahala mengikuti sunnah beliau.

Diriwayatkan dari Abu Huraurah Ra, bahwasannya Nabi Muhammad bersabda:
“Barang siapa ingin bepergian, hendaklah ia mengucapkan kepada orang yang ditinggalkan:
أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُه
“Astaudi’ukumllaha alladzi la tadhi’u wadai’ahu”

Artinya:
“Aku menitipkan kalian kepada Allah, Dzat yang tidak menyia-nyiakan titipan.” (HR.Ibnu Sunni). Ucapan di atas mengandung makna bahwa aku menitipkan kalian kepada Allah, Dzat yang jika dititipi sesuatu , maka dia akan menjaga dan memeliharanya dengan baik. Sebagaimana disebutkan dalam hadits lainnya:

“Sesungguhnya, Allah jika dititipi sesuatu, niscaya Dia akan menjaganya.” (HR.Ahmad). Dan, bagi orang yang dipamiti, hendaknya ia juga mengucapkan doa.

Bacaan Doa Untuk yang Dipamiti

أستودع الله دينك وأمانتك وخواتيم عملك
“Astaudi’ullaha dinaka wa amanataka wa khawatima ‘amalika”
Artinya:
“Aku menitipkan kepada Allah atas agamamu, amanahmu, dan akhir dari amalmu.” (HR.Ahmad, Tirmidzi, Nasa’I, Abu Dawud).

Akhir Kata

Itulah doa berpergian baik jauh maupun dekat serta doa ketika sampai di tempat tujuan. doa tersebut alangkah baiknya di hafalkan dan di amalkan dengan membacanya ketika kita hendak bepergian dan ketika sampai di tempat tujuan.

Agar Allah Swt melindungi kita ketika berpergian, melindungi keluarga yang sedang kita tinggal, dan dilindungi dari bahaya dan kejahatan dari tempat tersebut dan jangan lupa pada saat naik kendaraan membaca Doa Bepergian. semoga doa diatas bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!