150 Pantun untuk Sahabat Sejati dan Sahabat Lama

5 min read

Pantun untuk Sahabat Sejati

Pantun untuk Sahabat Sejati dan Sahabat Lama – Halo sahabatnesia, selamat malam, bagaimana kabar kalian?apakah baik-baik saja? semoga kita semua dalam lindungan-Nya. Pada kesempatan malam ini saya akan berbagi sebuah pantun dengan tema persahabatan. Semoga pantun ini dapat memper erat persahabatan kalian semua ya.

Pantun untuk Sahabat

Sahabat itu memang bukan keluarga kandung tetapi kenapa mayoritas kita lebih enak curhat ke sahabat ketimbang dengan sauadara kandung baik kakak atau adik sendiri ya?..

Mungkin inilah yang dinamakan saudara namun tak serahim, tetapi dia selalu ada untuk kita baik keadaan kita sedang susah, galau ataupun bahagia. Maka dari itu disini saya mengajak kalian semua untuk menyayangi dan menghormati serta menghargai sahabat kalian masing-masing yang sampai detik ini masih setia dan berbuat baik kepada kita semua.

Tanpa banyak basa basi lagi silahkan kalian simak ulasan pantun tentang sahabat dibawah ini, semoga bisa bermanfaat dan menambah ke eratan hubungan kalian semua.

Pantun untuk Sahabat Karib

Jangan sia-siakan sahabatmu saat ini, karena mereka rela memperjuangkanmu walaupun kamu bukan keluarganya, namun dengan jalinan tali persahabatan membuat hidup kamu dan dia lebih bermakna.

Yang namanya es pasti beku,
Tapi mencair bila dimasukkan saku.
Terima kasih wahai sahabatku,
Kau rela berkorban untukku.

Hobiku adalah membaca buku,
Ribuan buku tiap hari ku baca.
Ku ingin kau selalu menjadi sahabatku,
Yang selalu ada di kala suka maupun duka.

Jika memancing pergilah ke kali,
Jangan lupa membawa bekal seperti roti.
Sahabat itu tidak bisa dibeli,
Tetapi sahabat akan datang sendiri.

Janganlah kau gundah,
Aku khawatir nanti kesambet setan.
Pantai itu memang indah,
Tetapi lebih indah persahabatan.

Harum mekar bunga setaman,
Harum semerbak bunga melati.
Sungguh indah kita berteman,
Engkau membawa sebuah imajinasi.

Walaupun wajahmu tak kulihat,
Sepotong gambar tanpa warna.
Bak mengukir dengan pahat,
Indah tiada dapat kukira.

Sahabat sejati tiada pernah pergi,
Tumbuh subur dalam sanubari.
Kau ciptakan sebuah dimensi,
Bagi secuil inspirasi.

Semangatmu hidup gairahku,
Kau cambuk setiap pori pori waktuku.
Aku tidak ingin terpaku,
Dalam menulis karya karya itu.

Musik bergema irama bergelora,
Jantung berdetak ritme senada.
Engkau hadir bak prosa kata,
Membangkitkan sukma jiwa dan raga.

Engkau jauh tiada jauh,
Engkau dekat terasa sangat dekat.
Engkau laksana sebuah sauh,
Engkau ikat diriku terpikat.

Butir butir debu berhamburan,
Melayang tiada tujuan.
Hati terasa rindu berbenturan,
Laksana bening di ujung embun.

Siang siang makan buah markisa,
Dimakan bersama kawan kawanmu.
Kau memang jauh dari sempurna,
Tapi aku bangga jadi sahabatmu.

Pagi hari baca surat kabar,
Siang hari baca kiriman surat.
Aku memang punya mantan pacar,
Tapi aku tak punya mantan sahabat.

Pantun Sahabat Sejati

Sahabat sejati itu susah di dapatkan, jika kamu sekarang sudah memiliki sahabat sejati maka jangan kau rusak dengan perilakumu. Hargai apa yang dia lakukan untukmu selama ini dan mari menjalin hubungan yang baik sampai tutup usia.

Naik kereta ke Bukit Tinggi,
Jalan menanjak berhati-hati.
Jauh di mata dekat di hati,
Itulah tanda sahabat sejati.

Tanjung Pinang banyak pantainya,
Dari gunung ke daratan rendah.
Susah senang bersama-sama,
Mengguratkan cerita yang amat indah.

Bunga melati tiada berduri,
Ada tangan yang kan mencuri.
Sahabat sejati susah dicari,
Jangan pernah dikhianati.

Bunga melati kembangnya lebat,
Datang lebah untuk menghisap.
Sahabat sejati memberi nasehat,
Agar diri ini tidak tersesat.

Jalan-jalan ke Surabaya,
Naik perahu dayung sendiri.
Kawan jangan bersedih,
Kalau sedih yang rugi diri sendiri.

Jalan-jalan ke Pasar Baru,
Beli baju beli ikan.
Kalau punya teman baru,
Teman lama jangan dilupakan.

Awan kelabu tengah hari,
Tanda hujan akan datang.
Datang rindu di dalam hati,
Teman lama puas dikenang.

Ke mana pergi anak rusa,
Ke dalam rimba batu Belah.
Ke mana pergi sahabat lama,
Ke luar negeri mencari nafkah.

Kalau jamu sudah dibawa,
Diminum cukup seteguk saja.
Kalau bertemu sahabat lama,
Menyapa dia jangan dilupa.

Pantun untuk sahabat cowok

Punya sahabat cowok juga menyenangkan, bahkan kalau kita pergi ke suatu tempat dan kita butuh teman, maka dia bisa menemami dan menjaga kita apalagi kalau kamu pernah di palak preman, pasti dia akan membantumu dalam hal ini.

Cenderawasih burung merpati,
Dari pulau terbang tinggi.
Terimakasih sudah berbagi,
Sebagai teman selama ini.

Angin dingin dari selatan,
Bunga rampai bertebaran.
Aku tetap ingin dalam persahabatan,
Jangan sampai teman jadi pacaran.

Lalat hinggap di bunga taman,
Langit biru tanpa awan.
Kamu kuanggap sebagai teman,
Kenapa aku cemburu lihat kamu berduaan.

Kota bersih enak dan nyaman,
Sampah kotor tak kelihatan.
Terimakasih sudah menjadi teman,
Tempat cerita, tempat curhatan.

Timang-timang dalam pikiran,
Air cuka di atas tatakan.
Kalau memang mengaku teman,
Jangan suka menjelek-jelekan.

Alangkah indah hati beriman,
Akhlak mulia tiada tara.
Alangkah indah banyak teman,
Hidup bahagia, banyak saudara.

Mungkin sekarang menanam talas,
Besok menanam bunga pandan.
Mungkin sekarang teman sekelas,
Besok jadi teman dalam kehidupan.’

Hamba beriman masuk surga,
Jauh mereka dar neraka.
Sahabat itu saling menjaga,
Bukan saling mencerca.

Anak kecil belajar melukis,
Tanpa warna hanya garis saja.
Daripada punya sahabat egois,
Lebih baik sendiri saja.

Kusangka tumbuh pandang wangi,
Rupanya hanya mawar yang berduri.
Kusangka bunga harum mewangi,
Rupanya hanya memberi duri.

Hati senang di hari raya,
Wajah ceria banyak tawa.
Jadilah sahabat yang setia,
Setia dalam suka maupun duka

Pantun indahnya Persahabatan

Persahabatan itu memang indah, karena dengan memiliki sahabat kita bisa pergi tanpa harus kese[ian, karena dengan pergi jalan-jalan bersama sahabat maka bisa menyenangkan. Bahkan saat sekolah juga sahabatlah yang mewarnai kehidupan kita, susah bareng senang pun bareng sampai lulus bareng.

Di sini pinang, di sana pinang,
Di tengah-tengah tumbuh cendawan.
Di sini senang, di sana senang,
Banyak sahabat, banyak kawan.

Bunga lebat di batu karang,
Baju dibasuh banyak kotoran.
Seribu sahabat masih kurang,
Satu musuh sudah kebanyakan.

Rumah besar punya pejabat,
Di dalam banyak barang mewahnya.
Orang yang tak punya sahabat,
Tak tau rasa keindahan dunia.

Ambil bambu dibuat galah,
Turun gunung menuju lembah.
Di sini bukan sekedar sekolah,
Tapi ada persahabatan yang indah.

Senja datang lebat hujannya,
Badan basah payung tak dibawa.
Anugerahkan diriku sahabat setia,
Terukir namanya di dalam jiwa.

Katanya berganti roda zaman,
Berganti musim berganti kebiasaan.
Katanya kamu sekedar teman,
Eh kenapa suka lirik-lirikan.

Kue bolu di atas nampan,
Bolu kukus bentuknya kecil.
Kata orang kamu tampan,
Sayang hobinya suka ngupil.

Dari hulu banyak anyaman,
Air berhenti di bendungan.
Dari dulu hanya berteman,
Teman diembat, malah kelimpungan.

Bunga mawar harum-haruman,
Petik setangkai untuk pinangan.
Maafkan aku teman-teman,
Sebentar lagi aku ke pelaminan.

Pantun sahabat jadi cinta

Bagaimana jika kamu mempunyai sahabat seorang cowok dan kamu adalah cewek. Tiba-tiba kamu merasa nyaman dan menginginkan dirinya lebih dari sekedar sahabat? menurut saya sih sah-sah saja, asalkan kalian bisa melanjutkan ke hubungan jenjang pernikahan jadi tidak saling cinta layaknya seorang istri namun beda ikatan pernikahan.

Pantun syair puisi lama,
Indah sungguh karya para pujangga.
Belajar bersama, sekolah bersama,
Lama-lama tumbuh rasa cinta.

Hidup bahagia penuh iman,
Walau hidup banyak ujian.
Bila berawal sebagai teman,
Akhir cerita di pelaminan.

Tumbuh liar pohon kemumu,
Enak buahnya seenak jambu.
Setiap hari selalu bertemu,
Lama-lama rasa cinta tumbuh.

Malin Kundang saudagar kaya,
Sayang lupa pada ibunya.
Maafkan tak bisa jadi teman setia,
Sekarang padamu aku jatuh cinta.

Keliling desa naik delman,
Kereta kencana kayu jati.
Kita memang sekedar teman,
Tapi teman sehidup semati.

Pantun sedih untuk sahabat

Janganlupakan sahabatmu yang telah membantumu dengan tulus disaat kamu dalam keadaan susah. Karena tidak ada orang lain seperti dia. Walaupaun dia bukan keluargamu dalam ikatan darah, namun dia adalah keluargamu yang sangat suci tanpa memandang ikatan, karena kamu dan dia adalah satu Tuhan.

Bawa bambu pakai pedati,
Turun hujan jalannya basah.
Suka duka kita lewati,
Kini saatnya harus berpisah.

Air dimasak hingga mendidih,
Kembang wijaya kini berseri.
Berpisah membuat hati sedih,
Sahabat sejati ke mana hendak di cari.

Berkirim surat, bertanya kabar
Dekat di hati jauh di mata.
Engkau ke Barat, aku ke Timur,
Berpisah demi menggapai cita-cita.

Dari toko membeli pensil,
Pulpen biru habis tintanya.
Moga engkau sukses berhasil,
Hidup bahagia sejahtera sentosa.

Lempar orang pakai batu,
Tapi ternyata batunya masuk ke saku.
Ku ingin beritahu sesuatu,
Yaitu kaulah sahabat sejatiku.

Malam-malam makan soto babat,
Bungkusnya daun jati.
Terima kasih sobat,
Kau memang sahabat sejati.

Janganlah kau gundah,
Aku khawatir nanti kesambet setan.
Pantai itu memang indah,
Tetapi lebih indah persahabatan.

Masukin bola harus ke gawang,
Tapi siapa ya yang mampu menggolkannya.
Persahabatan tidak bisa dibeli dengan uang,
Karena persahabatan tak ternilai harganya.

Siang-siang makan ikan,
Minumnya pakai es temu.
Sudah lama ku rasakan,
Tiada sahabat sebaik kamu.

Lihat pemandangan dari jembatan,
Apa lagi ditemani cowok yang gagah.
Ingat kawan jagalah persahabatan,
Karena persahabatan sangatlah indah.

Jalan kaki sambil bawa tongkat,
Jalan kaki juga termasuk olah raga.
Sahabat bukan hanya teman dekat,
Tapi sahabat salah satu saudara kita.

Panas-panas rasanya gerah,
Walaupun panas itu adalah karunia.
Sahabat itu adalah anugerah,
Yaitu anugerah terindah di dunia.

Lempar orang pakai batu,
Tapi ternyata batunya masuk di saku.
Ku ingin beritahu sesuatu,
Yaitu kaulah sahabat sejatiku.

Di atas langit ada awan,
Elok sekali ketika aku lihat.
Diantara banyaknya teman,
Engkaulah yang paling dekat.

Malam hari muncul rembulan,
Terlihat melintas ke arah barat.
Kau mungkin punya banyak teman,
Tapi tak tentu punya banyak sahabat.

Tangan kanan tangan kiri,
Keduanya memegang kartu.
Bintang hanya bersinar malam hari,
Sahabat bersinar setiap waktu.

Akhir Kata

Nah, itulah kumpulan Pantun untuk Sahabat Sejati dan Sahabat Karib yang dapat saya sajikan. Semoga dengan adanya pantun ini bisa menambah ke eratan antar sahabat satu dengan yang lainnya. Kita semua bisa mengambil makna dari sajak pantun diatas.

Baca Juga : 200 Pantun Sahabat Tergokil di Bumi ini 🙂

Terimakasih saya ucapkan kepada teman-teman yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca kumpulan pantun sahabat diatas. Janganlupa baca juga kumpulan pantun dengan tema yang berbeda dibawah ini, sampai jumpa di ulasan pantun yang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!