Manajemen Produksi dan Manajemen Operasional

2 min read

Manajemen Produksi

Pengertian Manajemen Produksi serta Operasional – Hampir di segala belahan dunia ini, pada tiap harinya organisasi-organisasi bisnis menciptakan banyak produk serta jasa dalam bermacam wujud, berbagai serta tipe. Proses menciptakan banyak produk serta jasa ini nyatanya senantiasa memerlukan metode serta pula tata cara tertentu supaya tiap proses penciptaan bisa berjalan secara efektif serta efisien. Disiplin ilmu yang menekuni tentang seluruh berbagai serta wujud perihal menimpa proses produksi ini di ketahui dengan nama manajemen operasional.

Pengertian Manajemen Produksi serta Operasional

Beberapa pengertian (teori serta konsep) dari manajemen operasional bagi para pakar, ialah selaku berikut :

Menurut pendapat Heizer serta Render (2011: 4) yang berkata bahwa definisi manajemen oprasional (Operations Management) merupakan serangkaian kegiatan yang menciptakan nilai dalam wujud benda serta jasa dengan mengganti input jadi output.

Hingga dari seperti itu, kenapa rata rata industri besar yang terdapat di segala dunia ini banyak mempraktikkan metode MO (Manajemen Operasional) disebabkan pemahaman hendak berartinya atensi dalam proses produksi guna tingkatkan nilai produksi serta memperoleh laba.

Setelah itu menurut pendapat Handoko (1999: 3) yang menguraikan makna manajemen produksi serta operasional merupakan usaha usaha pengelolaan secara maksimal penggunaan, di antaranya :

a. Sumber daya sumber daya ataupun yang kerap di ucap dengan faktor faktor produksi
b. Tenaga kerja
c. Mesin- mesin
d. Peralatan
e. Bahan mentah serta sebagainya dalam proses transformasi bahan mentah serta tenaga kerja jadi bermacam produk ataupun jasa.

Adapun menurut pendapat Wysocky (2000: 1) yang melaporkan kalau manajemen oprasioanal merupakan desain, pembedahan, serta pengembangan dari sistem sistem yang membawakan kepada tujuan utama industri benda serta jasa dengan campuran.

Sebaliknya menurut Assauri (2004: 1) berkata kalau faktor faktor produksi dalam ilmu ekonomi itu merupakan :

a. Tanah
b. Modal
c. Tenaga kerja dan
d. Keterampilan

Serta ke 4 aspek penciptaan ini di ketahui dengan organizational and managerial skills.

Dari sebagian definisi para ahli, di atas bisa di simpulkan kalau manajemen oprasioanal merupakan sesuatu proses pergantian, pengaturan serta pengkoordinasian input input ataupun sumberdaya jadi output yang berbentuk benda ataupun jasa yang efisien serta efektif sehingga memiliki nilai tambah. Serta di dalam proses pergantian tersebutlah di perlukan semacam fasilitas fasilitas penunjang ialah misalkan :

a. Tanah serta bangunan
b. Tenaga kerja
c. Modal
d. Sumber sumber pangadaan sarana yang lain.

Macam Serta Tipe Produksi

Di dalam mendukung proses manajemen produksi serta manajemen operasional, nyatanya ada beberapa macam serta tipe produksi. Ada pula bagi Sofyan Assauri (2004: 23) terdapat 4 macam produksi yang utama ialah selaku berikut :

  1. Proses (process)
    Artinya merupakan selaku tata cara serta metode yang di gunakan buat mencerna bahan.
  2. Jasa Jasa (service)
    Artinya merupakan yang berbentuk tubuh pengoorganisasian buat menetapkan teknik–teknik sehingga proses bisa di pergunakan secara efisien.
  3. Perencanaan (planning)
    Artinya merupakan yang ialah ikatan atau korelasi serta organisasi dari aktivitas penciptaan buat sesuatu bawah waktu tertentu (a time base).
  4. Pengawasan (control)
    Artinya merupakan buat menjamin kalau iktikad serta tujuan menimpa pemakaian bahan pada realitas yang di laksanakan.

Bidang Ilmu Manajemen Operasional

Bidang ilmu manajemen operasional ialah bidang ilmu yang mencakup banyak perihal dalam bermacam aspek. Bagi Heizer serta Render (2011: 9) yang mengatakan kalau ada 10 keputusan strategis yang berkaitan dengan manajemen operasional. Kesepuluh keputusan strategis yang di tersebut ialah sebagai berikut :

  1. Perancangan produk serta jasa
    Perancangan benda serta jasa menetapkan sebagian besar proses transformasi yang hendak di coba. Keputusan bayaran, mutu serta sumberdaya manusia tergantung pada keputusan perancangan.
  2. Pengelolaan kualitas
    Ekspektasi pelanggan terhadap mutu wajib di resmikan, peraturan serta prosedur di bakukan untuk mengenali dan menggapai standar mutu tersebut.
  3. Perancangan proses serta kapasitas
    Keputusan proses yang di ambil membuat manajemen mengambil komitmen dalam perihal teknologi, mutu, pemakaian sumber energi manusia serta pemeliharaan yang khusus. Komitmen pengeluaran serta modal ini hendak memastikan struktur bayaran bawah sesuatu industri.
  4. Strategi lokasi
    Keputusan posisi organisasi manufaktur serta jasa memastikan kesuksesan industri.
  5. Strategi tata letak
    Aliran bahan baku, kapasitas yang di perlukan, tingkatan karyawan, keputusan teknologi serta kebutuhan persediaan pengaruhi tata letak.
  6. Sumberdaya manusia serta rancangan pekerjaan
    Manusia ialah bagian yang integral serta mahal dari totalitas rancang sistem. Karenanya, mutu area kerja di berikan, bakat serta kemampuan yang dibutuhan, serta upah yang wajib di tetetapkan dengan jelas.
  7. Manajemen rantai pasokan (Supply Chain Management)
    Keputusan ini menarangkan apa yang wajib terbuat serta apa yang wajib di beli.
  8. Persediaan, perencanaan, kebutuhan bahan baku, serta JIT (Just in time)
    Keputusan persediaan bisa di maksimalkan bila kepuasan pelanggan, pemasok, perencanaan penciptaan serta sumber daya manusia di pertimbangkan.
  9. Penjadwalan jangka menengah serta jangka pendek
    Agenda penciptaan yang bisa di kerjakan serta efektif wajib di besarkan.
  10. Perawatan (Maintenance)
    Keputusan wajib terbuat pada tingkatan kehandalan serta stabilitas yang di inginkan.

Demikian ulasan menimpa teori manajemen produksi serta operasional (pengertian tipe serta bidang ilmu manajemen operasional), semoga bermanfaat.

Sumber Data :

-Heizer, Jay serta Barry Render. 2011. Operations Management, Novel 1 edisi ke 9. Salemba 4: Jakarta.
-Handoko, T. Hani. 1999. Dasar- dasar Manajemen Penciptaan serta Pembedahan, Edisi 7. BPFE: Yogyakarta.
-Wysocky, Robert K. 2000. Effective Project Management.
Wiley Publishing Inc: New York.
-Assauri, Sofyan. 2004. Manajemen Penciptaan serta Pembedahan. CP- FEUI: Jakarta.

Ditulis Oleh:

Nama : Fauzia Nur Fadhilah
Kampus : STEI SEBI, Depok
Jurusan : Manajemen Bisnis Syariah
Penerima Beasiswa Cendikia Baznas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!